Suka Tidak Suka, Papua Sudah Indonesia

Papua memang tidak pernah ada dalam sejarah Indonesia. Papua hanya menjadi tim hore di Sumpah Pemuda 1928. Papua tak berperan penting dalam proses Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Papua baru menjadi bagian Indonesia jauh setelah Kemerdekaan, tepatnya 1 Mei 1963 dan disahkan pada Pepera 1969.

Itulah fakta tentang Papua yang sukar disetujui oleh kebanyakan orang Indonesia. Harus diakui, kita terlalu banyak memasang muka demi menghilangkan kesan bahwa Indonesia adalah penjajah di Papua.

KMB 1950 memutuskan Belanda agar menyerahkan Papua ke Indonesia dalam 2 tahun. Faktanya, ketika 1952 Papua belum juga masuk wilayah Indonesia, kita tidak pernah menuntut hak itu kepada Belanda.

Baru pada saat New York Times umumkan penemuan Gunung Emas di Papua pada 1959, Indonesia tiba-tiba memikirkan haknya di Papua.

Silau oleh emas bergelimang itu, Soekarno perintahkan Operasi Trikora 1961-1962. Soekarno yang sejak 1952 – 1959 tak pedulikan Papua, tiba-tiba menuntut haknya di Papua dengan Operasi Militer besar-besaran yang menghasilkan korban jiwa tak sedikit di pihak Indonesia, Belanda maupun warga Papua.

WhatsApp Image 2018-08-20 at 19.18.23
Ilustrasi (istimewa)

Berkat Operasi Militer berdarah itulah Papua menjadi bagian Indonesia.

Itulah fakta yang selama ini sulit kita akui bahwa Indonesia mengambil Papua secara penjajahan.

Bahwa Indonesia benar mengkoloni Papua. Bahkan hal ini pun dibenarkan sendiri oleh tokoh Papua yang amat tersohor, Ramses Ohee.

“Pepera yang dilakukan dari Merauke hingga Jayapura itu disaksikan oleh Sekretaris PBB waktu itu dan telah disahkan pada 2 Agustus 1969. Saya memiliki dokumen-dokumen tersebut jika ada yang ingin melihatnya,” katanya.

Ini awal luka bagi Papua yang ditorehkan Indonesia. Indonesia mengusir Belanda tapi menjadi penjajah baru di tanah Papua.

Curang atau tidak, suka atau tidak, memang begitulah adanya.

Papua sudah berpindah tangan dari Penjajah Belanda menjadi Penjajah Indonesia.

Tapi itu dulu dan memang itulah faktanya. Indonesia berusaha menyelinap ke Tanah Surga dengan menggunakan kekuatan TNI untuk menduduki tanah surga Papua. Indonesia menjajah Papua

Tapi, benarkah Indonesia menjajah Papua adalah sebuah kesalahan?

Benarkah setiap penjajahan adalah salah?

Karena kita tahu, sampai hari ini banyak negara yang justru merasa bangga dijajah Inggris. Karena Inggris menjajah namun membangun dan mensejahterakan rakyat yang hidup di tanah jajahannya itu.

Tidak ada yang salah dengan cara Indonesia mengkolonisasi Papua.

Tidak ada yang salah pula dengan cara Indonesia berusaha mempertahankan Papua dari OPM dan sejenisnya.

Kuncinya ada pada apakah Penjajah itu membangun dan mensejahterakan rakyat jajahannya atau tidak.

Indonesia mungkin penjajah di Papua. Tapi Indonesia membangun Papua, mensejahterakan Papua, menerangi Papua.

Lantas, apa yang sudah dilakukan OPM pada rakyat Papua?

Sudahkah OPM membangun Papua? Sudahkah OPM mensejahterakan Papua?

Bukankah hanya darah orang Papua yang diberikan OPM kepada warga Papua?

Bukankah OPM juga menjajah orang Papua dengan kekerasan-kekerasan tak terarah yang dilakukannya?

Bukankah OPM juga berusaha menjajah Papua namun belum membangun apalagi mensejahterakan Papua?

Bukankah Indonesia adalah Penjajah yang menjadi pilihan terbaik bagi warga Papua?

Silakan warga Papua memilih : Dijajah Indonesia atau Dijajah OPM?

Silakan OPM memilih : Menyerah atau Mati di Tangan Senjata Indonesia?

Advertisements